Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jadilah seperti yang Allah mau padamu


Pernah gak temen - temen semua mengalami masa dimana aku ini mau jadi apa sih? Aku nanti jadi kek gimana sih? Masa depanku seperti apa? Yap, aku juga mengalami itu pada waktu - waktu yang lalu. Terus gimana ? Ya ga gimana² itu wajar kok. 

Selama kalian masih punya keresahan itu berarti kalian normal dalam menghadapi kehidupan remaja - dewasa. Kita mengalami apa yang sering disebut quarterlife crisis. Ini rata - rata dialamin oleh remaja pada usia 15 - 25 tahun. Lebih dari 25 juga mungkin bahkan sampai 30 tahun juga ada. Tergantung kesiapan mental dan pembelajaran yang kita ambil.

Usia 15 tahun adalah usia dimana awal masuk sekolah menengah atas, kita dihadapkan dengan beberapa kemungkinan setelah lulus nanti. Mau bekerja? Wirausaha? Kuliah ? Atau bahkan mau gass nikah ? Itu sebuah keputusan yang mau tak mau harus diambil ketika kita usia remaja. 

Aku sendiri usia 15 tahun memilih untuk sekolah di Jurusan Elektronika Industri, murni karena aku tertarik sama Elektronika wabil khusus microprosessor dan mikrokontrol. Ini dulu ya, karena kita harua menggaris bawahi bahwa bidang kerja yang akan kita hadapi nanti tidak melulu harus sama dengan apa yang kita pelajari saat itu. Takdir selalu punya jalanya sendiri. Itu penting.

Mengapa takdir itu perlu kita yakini penting ? Karena sebagai manusia yang berkeTuhanan, wajib bagi kita untuk percaya terhadap itu. Semua usaha, ikhtiar akan tidak berguna apabila takdir berkehendak. Kok bisa ? Apa contohnya ? 

Nih contohnya, seorang kontraktor bangunan rumah sudah menghitung luas tanah, luas bangunan, survey tempat, survey tanah dan sebagainya untuk membangun sebuah rumah tinggal untuk klien nya. Klienya pun setuju dengan klausul yang diberikan kontraktor. Okey. Start.. 

Rumah dibangun, pondasi dibuat, naik ke tembok, naik ke rangka. Naikin genteng. Eh taunya disana hujan deras lalu disertai topan. Rumah ancur tembok runtuh. Nah, apa yang salah ? Ngga ada. Ini adalah takdir..

Tepat sekali, itu contoh takdir. Terus gimana dong ? Tenang, Allah selalu memberi jalan keluar kepada siapapun hambanya yang meminta tolong dan berusaha.

 Jadi ? Lakukan apapun yang kamu suka hari ini, dengan serius fokus dan kalau bisa jadilah yang terbaik pada bidangmu itu. Bukan pada hal yang lain, karena kamu akan bahagia dengan apa yang kamu senangi, bukan dengan apa yang kamu inginkan. Note, Lovely not want. 

Sekarang, mari kita jadi manusia yang lebih baik dibanding sebelumnya. Mari jika ingin berbisnis bukalah bisnisnyang bermanfaat dan tidak merusak alam, merusak manusia dan merugikan banyak faktor. Jadi manusia yang benar mengenal dirinya. Saya pun masih belajar, kita semua pembelajar until we are called by Allah SWT.

Today must to be better then yesterday ..


Posting Komentar untuk "Jadilah seperti yang Allah mau padamu"